Persiapan Menyambut Ramadhan

Assalaamu’alaikum wr. wb.

Saudara-saudari muslim warga KIBAR rahimakumullah,

Ramadhan adalah bulan yang sangat istimewa, bulan yang sangat dinanti oleh kekasih kita Rasulullah SAW. Beliau sangat menanti bulan istimewa ini sehingga beliau mempersiapkan kedatangannya jauh-jauh hari sejak bulan Rajab dan berdo’a:

اَللّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبَ وشَعْبَانَ وبَلِّغْنَا رَمَضَان

“Allaahumma Baarik Lana Fii Rajaba Wa Sya’baana, Wa Ballighna Ramadhaan” 
“Ya Allah, berilah keberkahan pada kami di dalam bulan Rajab dan Sya’ban serta sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan.”

Beberapa keistimewaan bulan Ramadhan yang kita ketahui diantaranya:
1. Bulan dimana kita diwajibkan untuk melaksanakan ibadah shaum (Q.S. Albaqarah 2 : 185).
2. Bulan yang penuh dengan berkah.
3. Di bulan ini diturunkannya Al-Qur’an yang menjadi petunjuk bagi manusia.
4. Pemimpin dari bulan-bulan yang lainnya. 
5. Di bulan ini terdapat malam Lailatul Qodar.

Rasulullah saw. bersabda, ” Kalau saja manusia tahu apa yang terdapat pada bulan Ramadhan, pastilah mereka berharap Ramadhan itu selama satu tahun.” (Thabrani, Ibnu Khuzaimah, dan Baihaqi)

Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan penuh harap, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Dan barangsiapa yang shalat malam pada bulan puasa, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Bukhari dan Muslim)

Sebagai saudara seiman, saya mengingatkan terutama kepada diri saya pribadi untuk bisa memahami hakikat keindahan dan keagungan bulan Ramadhan ini, menyambutnya dengan ibadah-ibadah yang dicontohkan oleh Rasululullah SAW dibulan Sya’ban yaitu dengan memperbanyak ibadah shaum sunnah, serta mempelajari fiqih shaum dengan sempurna. 

Sehingga ketika kita memasuki Ramadhan, kita sudah siap menyambutnya dengan berbagai bekal. Bekal iman, bekal ilmu dan bekal amal sholih. Dengan ini semoga Allah SWT bisa mengabulkan permohonan kita untuk mendapatkan bisa melaksanakan ibadah shaum dengan sempurna, meraih lailatul qodar serta diampuni semua dosa kita di masa lalu seolah-lah kita dilahirkan kembali seperti bayi yang baru lahir.

Saudara-saudari muslim warga KIBAR rahimakumullah,

Marilah kita sama-sama buka pintu-pintu hati kita selebar-lebarnya dan dengan segala kerendahan hati dan ketulusan jiwa untuk mendengarkan Khutbah Rasulullah SAW ketika menyambut bulan Ramadhan. 

Kita bayangkan beliau berada dihadapan kita menyampaikan nasihat ini dengan suaranya yang lembut dan penuh kasih sayang kepada kita ummatnya agar ummatnya mendapatkan manfaat seluas-luasnya dari bulan Ramadhan ini. Semoga Allah SWT memberikan pemahaman dan getaran hati serta memberikan kemampuan untuk mengamalkan apa yang beliau nasehatkan.. Amiin ya Robbal ‘Alamiin.

——————————————————————————————————

Khutbah Rasulullah Menyambut Bulan Ramadhan

Dalam Kitab Minhaj Al-Balaghah diriwayatkan khotbah Nabi Muhammad SAW menyambut bulan Ramadhan. Seperti biasa, khotbah Nabi itu singkat tetapi menyentuh hati. Ditengah-tengah khotbah, Nabi melayani pertanyaan para sahabatnya. 

“Wahai manusia.. Sungguh telah datang kepada kalian bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat, dan maghfirah (ampunan). Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam yang utama. Jam demi jamnya adalah jam yang paling utama. Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tetamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima, dan doa-doamu diijabah.”

“Wahai manusia! Barangsiapa diantaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka disisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan ia diberi ampunan atas dosa-dosanya yang lalu.”

Sahabat-sahabat bertanya, “Ya Rasulullah! Tidakkah kami semua mampu berbuat demikian.” Rasulullah meneruskan, “Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.”

“Wahai manusia! Siapa yang membaguskan akhlaqnya pada bulan ini, ia akan berhasil melewati shirath pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.”

“Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakannya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.”

“Barangsiapa menyambungkan silaturrahmi di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.” 

“Barangsiapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.”

“Barangsiapa memperbanyak shalawat di bulan ini, Allah akan memberat timbangannya pada hari ketika timbangan yang lain ringan.”

“Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, sama nilainya dengan mengkhatam Al-Quran pada bulan yang lain.”

“Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar Ia tidak akan pernah menutupkannya lagi. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonkanlah kepada Tuhanmu agar Ia tidak pernah membukanya bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka bermohonlah agar mereka tidak lagi menguasaimu.”

Ali bin Abi Thalib kw berkata, “Aku berdiri dan berkata: Ya Rasul Allah, amal apa yang paling utama di bulan ini?”

Nabi menjawab, “Ya Abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga dari apa yang diharamkan Allah.”

———————————————————————————————————-

Atas nama pengurus KIBAR 2012-2013 dengan segala kerendahan hati saya mengajak:

Marilah kita persiapkan diri kita sebaik-baiknya untuk menyambut Bulan Ramadhan 1433 Hijriyah. 

اَللّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبَ وشَعْبَانَ وبَلِّغْنَا رَمَضَان

Insya Allah mohon do’anya divisi dakwah Islam KIBAR akan mengadakan program-program menyambut Ramadhan berupa kajian Persiapan Ramadhan Online, menyiapkan Booklet Panduan Ramadhan dan Doa-doa Ramadhan, serta koordinasi dengan pengajian lokaliti untuk program-program selama bulan ramadhan.

Mohon maaf apabila ada kesalahan.


Wassalaamu’alaikum Wr. Wb.

Rahmat Sifaurahman
Ketua KIBAR 2012-2013
Posted in Artikel, Ramadhan and tagged .

Leave a Reply